HASIL PEMILU TAHUN 2014



Jika dihitung mulai tahun 1955 indonesia telah melakukan pemilihan umum sebanyak 11 kali hingga 2014 ini. Sekian kali melakukan pemilihan umum semestinya KPU senantiasa melakukan perbaikan dan pembaharuan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pemilihan umum itu sendiri. Telah menjadi rahasia umum bahwa Pemilu yang notabe nya sebagai ajang pemilihan wakil rakyat banyak kali terjadi kecurangan dan pelanggaran dalam pelaksanaannya.
Pelanggaran dan kecurangan dalam pemilihan umum semakin hari semakin merajalela dan semakin susah dan mustahil untuk dihilangkan. Hal tersebut tidak serta merta terjadi karena intuisi dari para caleg sendiri, namun juga karena undang-undang mengenai pelanggaran pemilu yang dibuat abu-abu dan tidak tegas. Bagaimana tidak, undang-undang tersebut juga hasil hukum dari para wakil rakyat yang tengah menjabat sebagai legeslator, sementara banyak calon incumbent yang berambisi untuk kembali duduk sebagai wakil rakyat.

Indonesia jangan bermimpi. Suatu pernyataan yang memang pantas untuk diungkapkan kepada tanah air tercinta. 68 tahun pasca kemerdekaan kiranya belum mampu mengantarkan Indonesia menjadi negara yang dewasa akan demokrasi. Politik dalam negeri yang masih sangat memprihatinkan dengan mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok diatas kepentingan rakyat menjadikan kesenjangan sosial yang sangat jauh.

Mudah-mudahan hasil pemilihan umum tahun 2014 ini merupakan wakil rakyat yang benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi dan golongan. Semoga presiden periode 2014-2019 merupakan presiden untuk rakyat Indonesia, tegas, mampu memperbaiki Indonesia, dan sanggup mengantarkan rakyatnya pada kesejahteraan yang adil dan merata.
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top