Ada sebagian orang yang bermasalah ketika perut kosong, terutama saat berpuasa. Bagi orang-orang yang tidak langsing atau sedikit gemuk seperti saya ini tentunya harus pintar-pintar melakukan hal agar perut tidak keroncongan saat puasa. Sedikit share buat anda yang memiliki masalah yang sama dengan saya:
Di indonesia sendiri, puasa selama seharian dari mulai terbit matahari hingga terbenamnya sekitar kurang lebih 14 jam. Perut yang tidak di isi selama beberapa jam melebihi kebiasaan akan menjadi lapar dan menimbulkan bunyi kurang mengenakan di dengar, apalagi sampai kedengaran orang lain. Cara mengatasi perut yang berbunyi dapat dilakukan dengan beberapa langkah, diantaranya adalah:
1. Memilih makanan yang kaya serat
Selain menyehatkan, makanan yang kaya akan serat dapat anda jadikan alternatif pertama untuk mencegah perut keroncongan dan bunyi saat berpuasa. Utamakan makanan tersebut selalu ada setiap santap sahur.
2. Pilih makanan kaya Karbohidrat kompleks

3. Perbanyak makanan yang mengandung air
Menggantikan sedikit kebutuhan air dengan mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air merupakan salah satu upaya Agar perut tidak keroncongan saat puasa. Perbanyak makan buah seperti semangka, jeruk, dan yang lainnya.
4. Hindari makanan yang mengandung gas
Agar perut tidak keroncongan saat puasa langkah berikutnya adalah menghindari makanan yang mengandung gas. Jangan memilih makanan yang dapat menghasilkan gas dalam tubuh kita seperti mie instan, kol dan sawi apalagi minuman bersoda. Sebaiknya hindari makanan dan minuman seperti tersebut diatas terutama saat santap sahur agar perut anda tidak mengeluarkan nyanyian-nyanyian di siang hari.
Dengan membiasakan mengkonsumsi makanan-makanan di atas merupakan salah saru usaha Agar perut tidak keroncongan saat puasa. Selamat berpuasa