Sejarah Sutawijaya, Pendiri Kerajaan Mataram Islam

Kerajaan Mataram berperan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. Peran tokoh-tokoh dalam perjuangan memperebutkan kekuasaan memang sangat menarik untuk kita ketahui. Namun apakah sebelumnya Anda sudah mengetahui siapa pendiri kerajaan Mataram Islam ?

Kerajaan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan kaitannya dengan kerajaan Pajang. Sebagaimana sejarah panjang kerajaan Pajang yang didirikan berkat keberhasilan Joko Tingkir melawan Arya Penangsang (adipati Jipang). Keberhasilan Joko Tingkir tidak serta merta karena usahanya sendiri, namun siasat dan strategi yang dibangun atas dasar nasihat dari Ki Ageng Pemanahan merupakan kunci utama keberhasilannya mengalahkan Arya Penangsang.

Karena jasa inilah kemudian Ki Ageng Pemanahan diberi hadiah sebuah tanah oleh Joko Tingkir yang telah berkedudukan sebagai Raja dari kerajaan Pajang dan bergelar Sutan Hadiwijaya. Tahan tersebut adalah tahan Mentaok (sekarang Kotagede). Di tempat inilah Ki Ageng Pemanahan mendirikan sebuah Kadipaten di bawah Kerajaan Pajang.

Pada perkembangannya pewaris tahta kadipaten yakni Danang Sutawijaya (Anak dari Ki Ageng Pemanahan) menjadikan kadipaten menjadi sebuah kerajaan yakni Mataram Islam yang kemudian menobatkan diri sebagai raja pertama Mataram Islam dengan gelar Panembahan Senopati. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendiri kerajaan Mataram Islam adalah Danang Sutawijaya putra dari Ki Ageng Pemanahan. Perlu diketahui bahwa keputusan Sutawijaya menjadikan kadipaten sebagai kerajaan baru dilatarbelakangi kemunduran kekuasaan yang dialami oleh kerajaan Pajang sepeninggal Sutan Hadiwijaya. Panembahan Senopati memimpin tapuk kekuasaan dari tahun 1584 hingga 1601.

Atas dasar kemampuan dari perannya sebagai komandan pasukan perang kerajaan Pajang. Panembahan Senopati berhasil menjadikan Mataram Islam sebagai kerajaan yang semakin kuat dari hari ke hari. Terbukti dengan dikuasai nya daerah Jawa mulai dari tengah hingga timur (kecuali Blambangan).

Sepeninggal Panembahan Senopati tapuk kekuasaan diteruskan oleh putra mahkotanya yakni Mas Jolang yang kemudian bergelar Prabu Hanyokrowati. Kekuasaan Prabu Hanyokrowati atas Kerajaan Mataram tidaklah lama karena kematiannya yang menjadi kontroversi. Kelak Mataram Islam mengalami kejayaannya pada masa kekuasaan Sultan Agung Hanyakrakusuma.

Semoga uraian di atas dapat memberikan pemahaman Anda mengenai sejarah berdirinya kerajaan Mataram islam. Semoga bermanfaat.
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top