Tuanku Imam Bonjol Biografi Tokoh Minangkabau

Siapa yang tak kenal dengan pahlawan nasional berdarah Minangkabau ini. Selain terkenal akan kepahlawanannya, Imam Bonjol juga terkenal sebagai salah satu ulama tersohor di Minangkabau. Untuk memahami lebih lanjut mengenai biografi beliau di bawah ini akan kami uraikan secara singkat dalam artikel Tuanku Imam Bonjol biografi tokoh Minangkabau.

Tuanku Imam Bonjol bukanlah nama sebenarnya dari pahlawan nasional yang kita kenal, nama tersebut merupakan sebutan karena beliau merupakan salah satu imam terbesar di daerah Bonjol Sumatera Barat. Nama asli beliau adalah Muhammad Shahab dilahirkan di Bonjol pada tahun 1772. Tidak banyak catatan yang menyebutkan taggal dan bulan lahir Muhammad Shahab, hanya saja beberapa riwayat menyebutkan bahwa beliau memiliki seorang ayah dengan nama Buya Nurdin dan ibu Hamatun. Dari ayahnya tersebut Shahab kecil banyak belajar tentang agama islam. 

Tuanku Imam Bonjol biografi tokoh Minangkabau secara singkat dapat kita tuliskan sebagai berikut:
Nama : Muhammad Shahab
Tempat Lahir : Bonjol, 1772
Agama : Islam
Gelar : Tuanku Imam Bonjol, Malin Basa, Peto Syarif
                           Gelar Pahlawan Nasional diberikan pemerintahan Indonesia atas Kepres. No.                                        087/TK/1973, tertanggal 6 November 1973
Wafat : Minahassa, 6 November 1864

Masa muda beliau dihabiskan dengan menuntut ilmu agama pada ulama tersohor di Minangkabau yakni Tuanku Nan Renceh. Nama Tuanku Nan Renceh memang juga tidak kalah tenar dari nama Tuanku Imam Bonjol karena beliau merupakan tokoh utama dibalik meletus nya Perang Padri.
biografi-tuanku-imam-bonjol
Ilustrasi Tuanku Imam Bonjol dalam Biografi

Pada perkembangan selanjutnya Muhammad Shahab menjadi seorang guru agama di daerah Bonjol dan mendapat gelar nama Tuanku Imam Bonjol. Banyak santri dan masyarakat sekitar yang belajar agama pada Imam Bonjol hingga pengabdian di bidang pendidikan Muhammad Shahab terhenti ketika pecahnya Perang Padri. 

Sebagaimana yang telah kita sampaikan pada artikel berjudul Sejarah Terjadinya Perang Padri Tuanku Imam Bonjol merupakan salah satu pemimpin dalam peperangan tersebut, tepatnya setelah Tuanku Nan Renceh yang pada saat itu menjadi pemimpin tertinggi Pasukan Padri melimpahkan kekuasaannya terhadap Imam Bonjol karena usianya yang tak lagi muda. 

Perjuangan Tuanku Imam Bonjol berakhir dengan diasingkannya beliau oleh Belandi ke Cianjur yang kemudian dilanjutkan dikirim ke daerah Minahasa. Pada akhir tahun 2013 saat kami berkunjung ke Minahassa daerah pembuangan/ pengasingan Tuanku Imam Bonjol kini menjadi pemukiman Jawa Tondano atau terkenal dengan sebuta JATON. 

Semoga artikel Tuanku Imam Bonjol biografi tokoh Minangkabau di atas dapat memberikan pemahaman kita terhadap tokoh pahlawan nasional tersebut. Untuk mengetahui perjuangan beliau kita dapat si makak di artikel berjudul Sejarah Terjadinya Perang Padri.
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top