Peninggalan Kerajaan Demak Berupa Bangunan

Kerajaan Demak atau yang kerap pula disebut dengan Kesultanan Demak merupakan kerajaan Islam yang kini masih meninggalkan bukti berupa bangunan. Peninggalan Kerajaan Demak berupa bangunan bisa kita temukan di wilayah kabupaten Demak yakni salah satu kabupaten di provinsi jawa tengah tepatnya berada di antara kabupaten semarang dan kudus.

Sementara itu wilayah utara berbatasan langsung dengan pantai utara. Pusat pemerintahan kesultanan Demak berada di wilayah Bintoro. Menurut berbagai sumber sejarah Kerajaan Dema disebut sebagai kerajaan pertama Islam di wilayah pesisir jawa.
peninggalan-kerajaan-demak-berupa-bangunan

Raden Patah, seorang ulama tersohor sekaligus tokoh penyebaran Islam di Jawa inilah yang diduga kuat merupakan pendiri dari kesultanan Demak pada abad ke-15.
Baca Juga: Prasasti Canggal Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Sebagai kerajaan bercorak Islam pertama Demak memang memiliki perang penting dalam proses penyebaran ajaran Islam di seluruh penjuru nusantara. Tak heran jika Demak juga disebut-sebut sebagai pusat ajaran islam pertama yang ada di Pulau Jawa.

Kehidupan politik dan ekonomi kesultanan Demak juga tercatat cukup besar. Hal ini di dukung dengan adanya pelabuhan-pelabuhan besar yang dimiliki oleh kerajaan yang berada di pesisir utara jawa tersebut.

Meskipun keberadaan Kerajaan Demak diyakini telah mengalami kemunduran dan keruntuhan pada tahun1554 namun hingga kini peninggalan Kerajaan Demak berupa bangunan maupun benda masih dapat kita temukan. Salah satunya yakni bangunan berupa Masjid Agung.

Masjid Agung Demak

Sebagai salah satu bukti ajaran islam dapat diterima baik oleh kalangan masyarakat di pesisir utara jawa sekaligus sebagai bukti keberadaan kesultanan Demak memang sangat menarik untuk kita simak. Pasalnya situs kerajaan berupa bangunan keraton hingga kini masih menjadi polemik oleh para arkeolog mengingat sangat minim bukti sejarah berupa bangunan yang ditemukan.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Tarumanegara
Masjid Agung Demak sebagai salah satu warisan kesultanan Demak memang memiliki peran penting bagi para sejarawan untuk sedikit mengungkap letak pusat pemerintahan Kerajaan Demak.

Masjid yang dibangun pada tahun 1479 ini hingga kini masih dapat kita temukan keberadaannya. Para sejarawan berpendapat bahwa Masjid Agung Demak didirikan pada masa kekuasaan Raden Patah yang dibantu oleh beberapa ulama tersohor dan termasuk para anggota walisongo.

Demikian sedikit coretan mengenai sejarah kesultanan Demak yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama islam pada masa lalu. Meskipun bangunan kerajaan peninggalan Demak hampir tidak dapat lagi ditemukan namun keberadaan Masjid Agung Demak menjadi salah satu peninggalan Kerajaan Demak berupa bangunan.
 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top