Kerja Bakti Merupakan Warisan Leluhur yang Harus Dilestarikan

Kerja bakti adalah salah satu kebudayaan sekaligus kekayaan Indonesia yang perlahan mulai memudar. Kegiatan ini biasanya dilakukan secara berkelompok / bersama-sama masyarakat sekitar dengan tujuan melakukan kegiatan tertentu seperti membersihkan selokan, membersihkan masjid, pengerasan jalan, dll. 

Dari pengertian kerja bakti di atas dapat kita simpulkan bahwa kegiatan ini merupakan usaha masyarakat untuk mencapai tujuan yang sama. Pada sebagian daerah kegiatan ini juga dikenal sebagai gotong royong, ada pula yang menyebutnya gugur gunung.

Salah satu warisan leluhur bangsa Indonesia ini kini masih dapat dijumpai, meskipun tidak seperti dulu lagi. Kegiatan yang dilakukan bersama-sama ini biasanya kita lakukan di sekolah, kampung, desa, dan organisasi lain. 

gambar-orang-kerja-bakti
Gambar Orang Kerja Bakti
Perkembangan kehidupan bermasyarakat dan perubahan gaya hidup membuat keberadaan kegiatan keswadayaan masyarakat ini perlahan mulai berkurang dan memudar. 

Hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya masyarakat yang memilih membayar iuran dan menyuruh orang lain untuk mengerjakan pekerjaan umum seperti pembersihan, perawatan, maupun pembangunan. Padahal dari kegiatan ini sangat besar manfaat dan kelebihannya. Salah satu diantaranya adalah meningkatkan solidaritas serta meningkatkan sosial seseorang. 

Kegiatan gotong royong yang sangat lekat dengan karakteristik masyarakat Indonesia kini sudah  mulai memudar. Keadaan ini dapat kita lihat di kota maupun perumahan yang kebanyakan dari warga masyarakatnya memiliki intensitas kesibukan yang tinggi. 

Tidak jarang mereka yang memiliki waktu luang satu dua hari dalam seminggu memilih menggunakannya untuk kegiatan pribadi. Padahal dari kegiatan kerja bakti ini kekeluargaan dan sosialisasi antar warga masyarakat dapat berjalan lebih baik. 

Sebagai warisan nenek moyang sudah seharusnya kegiatan kerja bakti ini kita lestarikan mulai dari diri sendiri. Dengan memulai dari diri sendiri diharapkan kegiatan ini akan tetap ada hingga kita turunkan kepada anak-cucu kita.

Baca Juga:

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top